Lewati ke konten
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Pengumuman Pengumuman

Membangun Jembatan Kebaikan: Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim Perkuat Kerjasama Filantropi dengan BAZNAS Sijunjung

Selasa, 01 September 2026 · 10.39 WIB Lembaga Pendidikan & Pengkaderan 5 menit baca 13×
Membangun Jembatan Kebaikan: Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim Perkuat Kerjasama Filantropi dengan BAZNAS Sijunjung

SIJUNJUNG, Mengawali bulan September dengan semangat kepedulian sosial yang tinggi, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim melakukan langkah strategis dalam memperluas jejaring kemanfaatan bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung. Pada Selasa pagi, 1 September 2026, jajaran manajemen yayasan melaksanakan kunjungan resmi dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus merumuskan kerjasama produktif dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung.

Pertemuan yang berlangsung khidmat di kantor pusat BAZNAS Sijunjung ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyelaraskan program-program kemanusiaan, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat. Kedatangan delegasi Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim disambut dengan penuh kehangatan oleh pimpinan BAZNAS Sijunjung, yang menunjukkan betapa kuatnya semangat kolaborasi antar-lembaga di bumi Sijunjung demi kesejahteraan masyarakat luas.

Kunjungan ini diterima langsung oleh dua tokoh kunci BAZNAS Kabupaten Sijunjung, yakni Wakil Ketua 1, Bapak Lindo Karsa, dan Wakil Ketua 2, Bapak Mardiwan Arraisy. Kehadiran kedua pimpinan tersebut memberikan sinyal positif akan pentingnya peran institusi pendidikan seperti Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dalam mendukung program-program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah tersebut.

Bapak Lindo Karsa, yang membidangi urusan pengumpulan, dalam sesi diskusi menyampaikan pandangan mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Beliau mengapresiasi inisiatif yayasan yang proaktif membuka ruang komunikasi. Narasi yang terbangun dalam pertemuan tersebut menekankan bahwa lembaga pendidikan bukan hanya tempat mencetak generasi cerdas, tetapi juga harus menjadi basis penguatan ekonomi syariah melalui literasi zakat sejak dini.

Sementara itu, Bapak Mardiwan Arraisy selaku Wakil Ketua 2 yang membidangi pendistribusian dan pendayagunaan, memaparkan berbagai program unggulan BAZNAS Sijunjung, termasuk program "Sijunjung Cerdas". Beliau melihat adanya irisan visi yang sangat tajam antara BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, terutama dalam memberikan akses pendidikan berkualitas bagi santri-santri yang berasal dari keluarga kurang mampu (mustahik).

Kerjasama yang dijajaki dalam pertemuan Selasa ini mencakup berbagai aspek fundamental. Pihak yayasan memaparkan bahwa Sekolah Akhlak Cendekia Muslim, mulai dari jenjang dasar hingga menengah, memiliki komitmen untuk tidak hanya fokus pada kurikulum akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli sesama. Melalui kerjasama dengan BAZNAS, diharapkan akan tercipta sistem pendukung yang lebih kuat bagi keberlangsungan pendidikan santri-santri berprestasi yang memiliki keterbatasan finansial.

Narasi yang berkembang dalam diskusi tersebut mengarah pada pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah atau pola kemitraan lainnya yang memungkinkan pengelolaan dana sosial sekolah menjadi lebih profesional dan berdampak luas. Pihak manajemen yayasan meyakini bahwa dengan menggandeng BAZNAS Sijunjung, setiap rupiah yang disalurkan oleh wali santri maupun donatur akan dikelola secara syar'i dan tepat sasaran, sesuai dengan peruntukannya bagi delapan asnaf zakat.

Pertemuan ini juga membahas potensi kerjasama dalam bidang dakwah dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sijunjung. BAZNAS Sijunjung melihat potensi besar dari sumber daya manusia yang dimiliki yayasan, seperti para ustadz dan ustadzah yang kompeten, untuk dilibatkan dalam program-program edukasi keagamaan yang diselenggarakan oleh BAZNAS di berbagai pelosok Nagari.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai kurikulum literasi zakat bagi santri. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim berencana mengintegrasikan nilai-nilai kedermawanan dan pemahaman mengenai zakat ke dalam aktivitas harian santri. Dengan demikian, santri di Sijunjung tidak hanya pintar dalam berhitung atau berbahasa, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan memahami kewajiban mereka sebagai muslim dalam hal berbagi rezeki.

Manajemen sekolah menekankan bahwa kerjasama ini adalah bagian dari pendidikan karakter nyata. Dengan melihat langsung bagaimana BAZNAS bekerja membantu masyarakat, para santri diharapkan memiliki role model dalam hal tata kelola sosial yang baik. Kerjasama ini dipandang sebagai langkah konkret dalam mewujudkan visi "Mencetak Generasi Cendekia yang Berakhlak Mulia", di mana salah satu indikator akhlak mulia adalah kepedulian terhadap kaum dhuafa.

Kondisi Kabupaten Sijunjung yang agamis dan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong menjadi latar belakang yang sangat mendukung bagi keberhasilan kerjasama ini. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan perangkat daerah, diharapkan dapat mempercepat implementasi dari setiap poin kesepakatan yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

Kunjungan silaturahmi ini diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama antara delegasi Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dengan pimpinan BAZNAS Sijunjung. Raut wajah optimisme terpancar dari seluruh peserta rapat, menandakan bahwa sebuah langkah besar telah diambil untuk kemajuan umat di bumi Sijunjung.

Pihak BAZNAS Sijunjung menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan kunjungan balasan ke kompleks sekolah guna melihat langsung proses pendidikan dan potensi kolaborasi yang bisa segera dieksekusi. Sinergi antara lembaga pengelola zakat negara dan institusi pendidikan swasta ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam hal kolaborasi filantropi Islam yang produktif.

Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap berbagai bentuk kerjasama yang membawa kemaslahatan bagi santri dan masyarakat Sijunjung secara umum. Dengan terjalinnya hubungan yang erat dengan BAZNAS, masa depan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Sijunjung diharapkan akan semakin terjamin, dan kualitas pendidikan karakter di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim akan semakin kaya dengan nilai-nilai kemanusiaan yang nyata.

Setiap langkah yang diambil pada Selasa, 1 September 2026 ini adalah investasi peradaban. Di bawah langit Sijunjung yang tenang, sebuah komitmen kuat telah lahir untuk memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam meraih mimpi hanya karena kendala ekonomi, selama zakat dan kepedulian masih terus mengalir di antara sesama.

Bagikan: WhatsApp Facebook

Baca juga