Lewati ke konten
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Pengumuman Pengumuman

Transformasi Murabbi di Ranah Lansek Manih: Majlis Pusat Nashir Gelar Daurah Asasiyah untuk Perkuat Ruhiyah dan Karakter Pendidik Cendekia Muslim Sijunjung

Sabtu, 08 Agustus 2026 · 11.26 WIB Lembaga Pendidikan & Pengkaderan 4 menit baca 11×
Transformasi Murabbi di Ranah Lansek Manih: Majlis Pusat Nashir Gelar Daurah Asasiyah untuk Perkuat Ruhiyah dan Karakter Pendidik Cendekia Muslim Sijunjung

SIJUNJUNG, Momentum besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sijunjung tercipta pada Sabtu pagi, 8 Agustus 2026. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim secara resmi memulai perhelatan akbar bertajuk "Daurah Asasiyah Li Al-Murabbi". Kegiatan yang menjadi tonggak penguatan kualitas sumber daya manusia ini diselenggarakan secara langsung oleh Majlis Pusat Nashir dan dipusatkan di Aula Terbuka Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, sebuah fasilitas representatif yang menyatu dengan asrinya alam Sijunjung.

Acara yang sangat strategis ini melibatkan seluruh elemen penggerak yayasan, mulai dari jajaran guru, Lembaga Pengembangan Pendidikan (LP2), Sekretariat Yayasan, hingga seluruh santri Sekolah Menengah Pertama (SMP) Akhlak Cendekia Muslim. Kehadiran seluruh elemen ini bertujuan untuk menciptakan sinergi visi dan misi dalam mengawal proses pendidikan di tahun ajaran baru.

Kegiatan Daurah Asasiyah Li Al-Murabbi ini dibuka secara resmi oleh Pengawas SMP Sekabupaten Sijunjung. Kehadiran beliau mewakili otoritas pendidikan di Kabupaten Sijunjung memberikan bobot tersendiri bagi acara ini. Dalam sambutan pembukaannya, Pengawas SMP tersebut menekankan pentingnya peran guru sebagai seorang Murabbi—sosok yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga mentransfer nilai-nilai luhur dan keteladanan (transfer of values).

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dan Majlis Pusat Nashir atas inisiasi ini. Di Kabupaten Sijunjung, kita membutuhkan institusi pendidikan yang berani melakukan pembinaan internal secara mendalam. Guru yang memiliki ruhiyah yang kuat akan melahirkan santri yang memiliki karakter tangguh. Daurah ini adalah jawaban atas tantangan degradasi moral di era modern," ujar Pengawas SMP Sijunjung di hadapan ratusan peserta.

Diselenggarakan langsung oleh Majlis Pusat Nashir, Daurah Asasiyah Li Al-Murabbi ini dirancang dengan kurikulum pelatihan yang komprehensif. Ada tiga tujuan utama yang menjadi ruh dalam kegiatan ini:

Pertama, Pembinaan Ruhiyah. Majlis Pusat Nashir menekankan bahwa seorang pendidik di lingkungan Cendekia Muslim harus memiliki kedekatan spiritual yang kuat dengan Sang Maha Pencipta. Pembinaan ini mencakup penguatan ibadah harian, keikhlasan dalam mengabdi, dan pembangunan mentalitas pejuang dalam mendidik.

Kedua, Memperkuat Pemahaman Nilai Dasar Perjuangan. Pendidik dan pegawai sekretariat dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai sejarah dan visi besar Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Hal ini bertujuan agar setiap individu merasa memiliki (sense of belonging) dan memahami bahwa setiap peluh yang keluar dalam bekerja adalah bagian dari dakwah dan perjuangan membangun peradaban Islam di Sijunjung.

Ketiga, Pembentukan Karakter dan Kompetensi. Selain aspek spiritual, aspek profesionalisme tetap menjadi sorotan. Guru dan staf LP2 dilatih untuk meningkatkan kompetensi pedagogi, manajemen kelas, hingga keterampilan sekretariat yang modern dan efisien. Karakter disiplin, jujur, dan inovatif menjadi target utama yang ingin dicapai melalui pelatihan intensif ini.

Pemilihan Aula Terbuka sebagai lokasi pembukaan memberikan nuansa yang berbeda. Ruangan tanpa dinding ini memungkinkan udara segar Sijunjung mengalir bebas, menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi para peserta. Di bawah naungan atap aula yang megah, seluruh santri SMP Akhlak Cendekia Muslim tampak duduk dengan khidmat mengikuti rangkaian acara. Pelibatan santri SMP dalam kegiatan ini merupakan langkah cerdas yayasan agar para santri dapat melihat langsung dedikasi para guru mereka dalam belajar, sehingga tercipta budaya literasi dan disiplin yang dicontohkan langsung oleh sang pendidik.

Ketua Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dalam pidatonya menyatakan bahwa kegiatan ini adalah investasi jangka panjang.

Pelaksanaan Daurah pada hari Sabtu ini mencerminkan etos kerja yang tinggi di lingkungan SMP Akhlak Cendekia Muslim. Di saat institusi lain mungkin sedang beristirahat, seluruh komponen SMP justru memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kualitas diri. Namun, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim tetap mengedepankan manajemen yang humanis dan berbasis pada kebutuhan perkembangan anak.

Di saat aula terbuka dipenuhi oleh guru dan santri SMP, suasana di unit Kelompok Bermain (KB) Akhlak Cendekia Muslim justru tampak tenang. Berdasarkan kebijakan strategis yayasan, seluruh santri jenjang KB diberikan jadwal libur pada setiap hari Sabtu.

Kebijakan ini diambil berdasarkan pertimbangan matang mengenai psikologi perkembangan anak usia dini (2-4 tahun). Yayasan meyakini bahwa di usia emas tersebut, anak-anak membutuhkan waktu yang cukup untuk beristirahat dan membangun ikatan emosional yang kuat dengan orang tua di rumah. Dengan memberikan libur Sabtu bagi santri KB, stamina mereka tetap terjaga, sehingga mereka bisa memulai pekan dengan keceriaan yang penuh pada hari Senin mendatang. Hal ini menunjukkan betapa Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim sangat proporsional dalam membagi beban kerja bagi pendidik dan beban belajar bagi santri sesuai jenjang usianya.

Kegiatan Daurah Asasiyah Li Al-Murabbi ini rencananya akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda yang padat, mulai dari ceramah umum, diskusi kelompok terpumpun (FGD), hingga simulasi pengajaran.

Sinergi antara Majlis Pusat Nashir, pihak sekolah, dan dukungan dari tokoh masyarakat seperti Bapak Jorong Pale serta perangkat Nagari, diharapkan mampu menjadikan SMP Akhlak Cendekia Muslim sebagai center of excellence (pusat keunggulan) pendidikan di Kabupaten Sijunjung. Dengan berakhirnya sesi pembukaan ini, dimulailah perjalanan panjang para murabbi untuk menempa diri demi lahirnya generasi cendekia yang berakhlak di bumi Lansek Manih.

Bagikan: WhatsApp Facebook

Baca juga